Film Pendek Islami – Hijrah Menuju Allah

Film Pendek Islami – Hijrah Menuju Allah


93 thoughts on “Film Pendek Islami – Hijrah Menuju Allah”

  1. UPDATE: Film pendek ini sudah disertai subtitle bahasa Indonesia.

    Sekali lagi, terima kasih sudah menonton film pendek Islami ini!

    Mohon maaf kalau banyak kekurangan, soalnya semua saya kerjakan seorang diri. Mulai dari bikin script, bikin shot list, bikin storyboad, directing, pegang kamera, ngurus audio, ngatur lighting, sampai editing. Maklum, masih one man show.

    Semoga kalian terhibur dan bisa mengambil manfaat dari film pendek sederhana ini.

  2. Keren, Bang. Ceritanya sih sederhana, tapi pesan yang ingin disampaikan cukup ngena.

    Editingnya mantap. Pake aplikasi apa, Mas? Backsound-nya juga oke, pake musik sendiri ya? Kalau boleh tau pengerjaan, syuting + editing videonya berapa lama? Pake kru juga waktu syuting? Oh iya, itu pake kamera apa? Hehe.

    Maaf mas kalau kebanyakan nanya.

  3. Asip. Ga bisa mengaji. Itu tantangab terberat hijrah. Belum lagi ada rasa males belum lagi ada terlanjur basah

  4. Aku tak suka adegan menit 03.37 karena saat itu kau meletakkan tas yang berisi al-qur'an dan disejajarkan dengan dudukmu .. maaf

  5. Assalamu'alaikum kak, Masyaallah video yg inspiratif, Jazakaallah khairan katsira, izin save dan share ya. Semoga kakak selaku Allah beri kesehatan dan istiqomah dalam mensyiarkan agama Allah melalui video ini. Dan semoga kita anak anak muda segera hijrah dan bertaubat di Jalan Allah… Aamiin

  6. Baguss banget film nya,
    Saya sukak,
    Semoga saya bisa mendapatkn jodoh sepeti itu, aminnnπŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡

  7. Tanpa ada status pacaran 1 tahun aku dekat sama dia, terus tiba tiba dia ngajak ketemu aku dan dia akan pergi mondok, dia ngajak sama sama hijrah, memperbaiki diri.. Aku ga pernah kabar2 an sama sekali, Ya Allah semoga apa yang dijanjikan dia ke aku, Allah mengizinkan dan semoga Takdir yang selama ini diimpikan menjadi kenyataan πŸ˜‡πŸ˜‡

  8. Hijroh itu berat. Tapi harus bisa ini yg aku alamin dri pengalaman ku. Dia lebih memilih temenya temen aku temen si cewe juga. Sakit y sakit. Tapi alhamdulillah dri situ aku d kasih hidaya untuk hidup yg lebih baik lgi. Berharap pada manusia cuma terbatas berharaplah pada alloh yg abadi

Leave a Reply